Sunday, November 7, 2010

Lembaran Tabligh 08


KEWAFATAN NABI ISA

KEWAFATAN NABI ISA MENURUT AL-QUR’AN

>Menurut Sains, tubuh manusia tidak boleh berada di luar kawasan bumi.

>Peristiwa Mikraj berlaku secara rohani dan merupakan darjat kasyaf yang paling tinggi. Tubuh baginda s.a.w tetap berada di bumi.

FA AUHAA ILAA ‘ABDIHII MAA AUHAA (An-Najm:11) Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya apa yang telah Dia wahyukan.

WAMAA JA’ALNAR RU’YAL LATII ARAINAAKA ILLAA FITNATAL LINNAASI (Bani Israil:61) Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia.

MAKNA LAFAZ ILALLAAHI

Makna lafaz ILALLAAH ialah kepada Allah, dalam ayat-ayat yang diberikan di bawah, ia tidak menyentuh tentang tubuh kasar manusia.

>Al-Ankabut:27 QOOLA INNII MUHAAJIRUN ILAA ROBBI, yakni “dan dia berkata; sesungguhnya aku akan berhijrah ke tempat yang diperintahkan Tuhanku”.

>Al-Fajr:29 IRJI’II ILAA ROBBIKI, yakni “kembalilah kepada Tuhanmu”.

>Al-Baqarah:157 INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN, yakni “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan kepada Allah tempat kami kembali”.

>As-Shaffaat:100 QOOLA INNII ZAAHIBUN ILAA ROBBII, yakni “dan berkata; sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku”.

>Ad-Zaariyat:51 FAFIRRUU ILALLAAH, yakni “segeralah kembali kepada Allah

ALLAH BERADA DI MANA-MANA SAHAJA

>Al-An’am:4 HUWAL LAAHU FIS SAMAAWAATI WA FIL ARDH, yakni “Dialah Allah di seluruh langit dan bumi”.

>Qaaf:17 NAHNU AQRABU ILAIHI MIN HABLIL WARIID, yakni “Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”.

No comments:

Post a Comment